waktu yang masih berdetik,
matahari yang terus mengindarkan pancarannya....
Hanya semakin menahanmu tuk pergi dari hati yang telah lama kau tinggalkan ini.
Indahnya senyummu, hangatnya pelukmu, merdunya suaramu, masih sangat-sangat dapat kurasakan...... Dirimu yang dulu hadir, hadir mengisi setiap kekosongan yang ada, dan lagi.... Bayangan atas dirimu masih sangat dapat kurasakan.
Kamu........
Iya kamu... How are you with "him"?
Iya diaa, dia yang sekarang lagi gantiin aku di sisi kamu kan? Iya dia yang lagi tertawa bahagia sama kamu kan? Iya dia yang lagi bahagia sama kamu kan? iyaa... Dia, dia yang seharusnya.... aku kan?
"Dulu"... Canda, tawa, bahagia pernah kita lalui bersama, tapi kini..... Sekarang kau telah menemukan yang baru, yang "mungkin" lebih baik dari aku,
Ya aku.....
Aku yang dulu selalu kau puji, selalu kau rindukan,
Ya aku yang dulu selalu salah dimatamu, aku yang sangat bodoh saat dihadapanmu, dan aku.... Aku yang selalu rapuh untuk menatap matamu.
.
.
Kisah ini....
Kisah ini Akan selalu kusimpan dalam mesin waktu antara aku dan kamu, cerita tentang kita tak akan pernah terhapus bahkan dengan luka yang sebegitu dalamnya, seperti yang kau ukir kini.
.
Percayalah... Percayalah namamu.... Akan selalu ku ingat.... Dan akan selalu terucap di setiap doa yang selalu ku ucap.
Semoga kini.... Kau bahagia bersamanya, percayalah... Aku tak apa, karena itu kata yang selalu kau inginkan dariku kan?
Dari aku...... Yang pernah mengukir cerita indah bersamamu



0 comments:
Post a Comment